Kamis, 2008 Agustus 07

ODF (Open Document Format)

Jika dilihat dari namanya, sebenarnya kita dapat meraba-raba arti dari ODF. Ya, ODF atau Open Document Format adalah format dokumen yang berbasis open source. Format ini menggunakan format file XML yang dapat dipakai di aplikasi manapun, alias file independen. Format yang dipakai antara lain .odt (pengolah kata), .odp (presentasi), .ops (pengolah angka), .odg (grafik), dan .odf (formula matematis).

Teknologi ini pertama kali dikembangkan oleh SUN Microsystems, dibawah pengawasan OASIS (Organization for the Advancement of Structured Information Standards). Format ini ditetapkan menjadi standar internasional pada Mei 2006 oleh ISO (International Standardization Organization) dan IEC (International Electrotechnical Comission). Format ini bebas dipergunakan tanpa biaya lisensi, royalti atau paten lainnya.

Keistimewaan dari format ini adalah transparansi. Secara umum ada 2 format dokumen, yaitu Close (tertutup) dan Open (terbuka). Dalam format “close”, data disimpan menggunakan model biner sehingga isinya tidak dapat dilihat secara pasti tanpa menggunakan aplikasi tertentu. Sedangkan format “open” mengijinkan penggunanya membuka file secara bebas tanpa haris membayar lisensi.

Format ini mendapat sambutan positif dengan didukung oleh perusahaan-perusahaan besar dunia macam Sun, IBM, Novell, Corel, Opera, Red Hat dan Oracle. IBM menerapkan format ini di software Workplace buatannya, sedangkan Sun sendiri memakainya sebaai format dari piranti lunak kantoran miliknya yang bernama Star office.

OpenOffice.org juga menerapkan format ini dalam dokumen mereka, dan sekarang banyak pengguna Microsoft Office yang beralih ke OpenOffice. Microsoft sendiri menanggapinya dengan meluncurkan format OpenXML sebagai alternatif dari Open Document Format, dan bermaksud mendapatkan ijin dari ISO. Tak pelak, ODF membuat persaingan (antara Microsoft dengan apapun yang berbasis open source) menjadi semakin ramai :).

Sekarang, banyak negara di dunia yang mengadopsi Open Document Format. Bagaimana dengan Indonesia?

Sabtu, 2008 Juli 26

MP4


MP4 atau MPEG-4 adalah format yang menggabungkan audio dan video dalam satu file, yang digunakan untuk standar multimedia bagi perangkat yang memiliki keterbatasan bandwith.

Format MP4 memungkinkan kita untuk melihat video dalam ukuran relatif kecil (sesuai dengan perangkat yang memainkannya). Ada juga format 3GPP yang biasa digunakan dalam ponsel, yang memanfaatkan teknologi MP4 dalam ukuran file yang lebih kecil.

Ekstensi dari file MP4 itu sendiri ada bermacam-macam, umumnya kita menggunakan .mp4. Ada juga .mp4v atau .m4v (video tanpa audio); .m4a (audio tanpa video); dan .3gp atau .3gp2 (pada ponsel). Sedangkan keluaran China sering menggunakan .mtv, .amv, .dmv, dan sejenisnya.

Selain MP4 player, perangkat yang dapat memainkan format ini adalah ponsel (format 3GPP) dan iPod Video buatan Apple. China juga memproduksi MP4 player yang dikenal lebih murah. Info lengkap tentang harga produk dapat dilihat di sini.

Ilustrasi:
www.aqua-cinema.com

Jumat, 2008 Juli 11

Meta-Search Engine


Kita semua tahu bahwa Google bukanlah satu-satunya search engine di jagad web. Ada Yahoo!,AltaVista, dan lainnya. Tentu saja hasil pencarian masing-masing mesin pencari akan berbeda-beda, tergantung dari banyak hal. Misalnya metode perankingan dan besarnya database :)

Di saat kita membutuhkan informasi, belum tentu informasi yang kita cari ada dalam database satu search engine. Namun, karena keterbatasan waktu mungkin kita akan malas menggunakan bermacam-macam search engine satu persatu. Merepotkan dan lama.

Dalam hal ini, kita bisa saja melakukan pencarian di beberapa serach engine sekaligus dalam waktu yang bersamaan, dengan menggunakan satu web server. Kita dapat melakukannya pada Meta-Search Engine!

Keistimewaan meta-search engine adalah: mereka tidak memiliki database sendiri, namun memanfaatkan indeks search engine lainnya. Kata kunci yang kita berikan pada meta-search engine akan dikirimkan pada berbagai macam search engine dalam waktu yang bersamaan, dan hasilnya akan terpampang dalam satu tampilan.

Ada dua macam meta-seach engine: Yang berbasis klien dan berbasis web. Meta-search engine berbasis klien mengharuskan kita untuk menginstal software dalam komputer. Misanya Copernic. Sedangan yang berbasis web dapat diakses secara online tanpa harus melakukan instalasi. Coba deh kunjungi Metacrawler, Vivisimo, Dogpile, dan lainnya.

Selain dapat menghemat waktu, pencarian dengan meta-search engine memungkinkan kita untuk menggali informasi pada search engine yang belum pernah kita kenal atau kita manfaatkan. Dengan menggunakan meta-search engine, kita sudah memanfaatkan beberapa layanan search engine sekaligus.

Namun, kelebihan tidak akan lengkap tanpa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan meta-search engine:
  1. Data yang ditampilkan pada hasil pencarian meta-search engine hanyalah 10% dari hasil yang sesungguhnya dari masing-masing serach engine. Bahkan ada meta-search engine yang membatasi temuannya dari 10 hingga 50 record saja.
  2. Kita kehilangan features yang ditawarkan search engine biasa. Hal ini wajar saja karena kita bukan itulah tujuan utama meta-search engine.
  3. Meta-search engine cenderung menampilkan link-link menuju klien program paid placement, yaitu situs yang membayar suatu search engine untuk menampilkan url-nya di hasil pencarian. Tentu saja tidak masalah selama alamat tersebut relevan dengan kata kunci yang dicari, namun bisa jadi mereka muncul seolah-olah berhubungan dengan kata kunci sehingga menyesatkan kita.

Selepas dari kekurangan-kekurangan meta-search engine tersebut, ada baiknya kita memanfaatkan situs semacam ini untuk mempercepat pencarian di berbagai search engine. Sekalu merengkuh dayung, dua-tiga-empat-lima pulau terlampaui!

Sumber ilustrasi: images01.trafficz.com

Selasa, 2008 Juli 08

Memproteksi Data pada Ms. Excel

Kamu-kamu pasti sudah familiar dengan program keluaran Microsoft Corporation ini. Software Spreadsheet yang populer dan digunakan di seluruh dunia ini berfungsi untuk mengolah data-data berupa angka dan grafik. Pengetahuan akan pengoperasian software ini begitu penting karena karena berguna untuk pekerjaan perhitungan terutama untuk masalah finansial.

Data-data pada Excel kemungkinan dapat berupa angka-angka yang sangat berharga, seperti daftar nilai untuk guru, laporan keuangan untuk bendahara. Kita tidak dapat membayangkan jika file-file tersebut diisengi oleh seseorang yang tdak bertanggung jawab. Apalagi jika file Excel tersebut dapat diakses dengan bebas oleh pihak lain.

Untuk mencegah penggubahan data oleh orang-orang jahil, ada baiknya kita memproteksi data-data pada Excel. Hal ini juga berguna bagi kamu jikalau data terhapus atau tersunting secara tidak sengaja. Langkah-langkahnya simpel banget kok. :)

Untuk melindungi data dari pengeditan ataupun penghapusan:

1. Pilih sel atau range yang ingin dilindungi/ diproteksi
2. Klik Menu Format -> Cells -> Pilih Tab Protection
3. Pastikan checkbox "Locked" terpilih (lihat gambar)
4. Klik OK

Agar kunci "Locked" bekerja, maka kamu harus melindungi semua sheet yang berisi data-data penting. Untuk melakukannya mudah sekali:

a. Klik Menu Tools -> Tunjuk "Protection" -> Klik Protect Sheet
b. Pada kotak dialog Protect Sheet, ketikkan password untuk mencegah pengeditan data
c. Klik OK

Selesai. Sekarang, jika ada orang iseng yang ingin mengutak-atik data kamu, dia akan kesulitan karena sheet dilindungi oleh password.

Jika kamu ingin meng-edit data, tinggal Klik Menu Tools -> Protection -> Unprotect Sheet, lalu ketikkan password. Lalu jika penyuntingan selesai, kamu dapat mengulangi langkah-langkah di atas untuk melindungi data. Beres kan?

P.S. kamu tentunya harus bijak dalam memilih password ini, jangan menggunakan kata-kata atau frase yang mudah ditebak, dan jangan secara ceroboh menuliskannya pada selembar kertas. Keamanan password sepenuhnya berada dalam tanggung jawab kamu. :)

Jumat, 2008 Juli 04

Invisible Web - Web yang tidak terlihat


Merujuk pada artikel sebelumnya tentang cara kerja search engine, kita sudah berbicara mengenai spider yang bertugas untuk menjelajahi halaman web untuk didata pada database. Sebenarnya, tidak semua situs dapat didata oleh spider ini, misalnya invisible web.

Invisible web disebut juga dengan deep web atau specialized database. Spider tidak dapat mendata seluruh informasi di dalamnya karena web-web tersebut memiliki database sendiri dalam memanggil informasinya. Web-web tersebut menampilkan informasi pada kita setelah mereka memanggil data pada databasenya sendiri, sehingga otomatis spider tidak dapat mendata seluruh informasi di sana.

Contoh dari satu invisible web adalah YellowPages. Mereka mendata nomor telepon di seluruh Indonesia, namun database mereka tidak terdata di search engine, bahkan Google sekalipun.

Contoh lain adalah web ensiklopedia Britannica, Internet Movie Database, kamus-thesaurus Merrian-Webster Online dan banyak lagi.

Cara terbaik dalam menggali informasi yang "tersembunyi" di invisible web adalah dengan mengakses langsung situsnya. Namun bagaimana jika kita ingin mencari alamat situs invisible web itu sendiri?

Kita dapat melakukan pencarian alamat invisible web dengan mengakses direktorinya di invisible-web.net, CompletePlanet, atau Protusion.

Cara kedua selain mengunjungi direktori invisible web tersebut adalah dengan cara melakukan pencarian di search engine biasa. Kita dapat memanfaatkan operator boolean AND dan menambahkan kata "database". Misalnya kita ingin mencari database film, maka ketikkan movie AND database atau movie + database.

Kamis, 2008 Juni 19

Desktop 3-D


Bagi kamu-kamu yang sudah terpasang Windows Vista, pasti sudah nggak asing lagi dengan fitur satu ini. Tampilannya yang mampu menampilkan kesan 3 dimensi menjadi salah satu daya tarik yang dimilikinya. Apalagi setelah kemunculan Aero, fitur yang memungkinkan untuk melakukan Flip-3D yang dapat membuat banyak jendela aplikasi melayang-layang dalam dekstop seperti kartu 3 dimensi.

Haha, tidak perlu menginstall OS Vista untuk merasakan dunia 3-D ini. Sebenarnya pesaing Microsoft, Sun Microsystem, sudah lama memperkenalkannya pada kita melalui peluncuran resmi tahun 2006 lalu. Proyek yang dinamakan "Java Looking Glass" ini butuh waktu sekitar 3 tahun hingga dapat dipasarkan secara Open Source. Fasilitas ini disediakan bagi pengguna Windows, Linux, dan Solaris x86. Asyiknya lagi, fitur dalam "Java Looking Glass" ini lebih kaya dari Aero-nya Vista. Semuanya dapat di-download lewat http://lg3d-core.dev.java.net.

Kemampuan Java Looking Glass cukup hebat, ia bisa: menciptakan sensasi bayangan, membuat transparan, melipat jendela aplikasi, memutarnya, menyimpan memo di baliknya, sebagainya, sebagainya. Ikon-ikonnya ditaruh di atas papan 3-D dan menampilkan animasi jika ditunjuk pointer. Minimal kita butuh prosesor 1.4 GHz, RAM 512 MB, harddisk 600 MB, dan tentunya kartu grafis yang mensupport 3-D.

Linux juga mulai mengembangkan tampilan 3-D ini dari salah satu distronya: Mandriva. Fitur yang bernama AIGLX dan Xgl 3D mampu menampilkan efek dalam dekstop yang dapat diputar-putar. Mandriva yang dapat menjalankannya adalah versi minimal Mandriva Linux 2007.

Sumber ilustrasi:
www.ricardoalamino.com
www.sun.com
sillydog.org

Senin, 2008 Juni 16

Beragam Layanan Internet


Meskipun Web adalah layanan yang paling populer diantara pengguna internet, namun itu bukanlah satu-satunya yang ada di dunia maya ini.

E-mail (Electronic Mail)
Ini adalah layanan penyampaian pesan lewat jaringan internet. Mirip seperti surat-menyurat lewat pos. Bedanya, e-mail tidak membutuhkan perangko dan petugas pos. Yang dibutuhkan hanyalah sebuah program e-mail seperti Outlook dan Outlook Express. Atau dapat juga memanfaatkan fasilitas secara online, yaitu e-mail berbasis Web. Kita perlu akses internet dan membuat akun yang dilindungi oleh password.


Dalam e-mail, sebuah alamat dilengkapi dengan simbol @ (dibaca at dalam bahasa Inggris) yang memisahkan nama pengguna dengan nama domainnya. Kita dapat menyimpan alamat-alamat e-mail teman ke dalam address book yang telah tersedia, dan berkirim surat elektronik pada mereka. Fasilitas ini jauh lebih mudah, murah dan cepat jika dibandingkan dengan pengiriman surat manual lewat jasa Pos.

FTP (File Transfer Protocol)

FTP menentukan standar-standar dalam mentransfer file dengan upload dan download. Upload juga dikenal dengan nama "unggah", sedangkan download memiliki nama lain "unduh". File yang ditransfer dapat berupa file gambar, teks, video dan lainnya.


Terdapat suatu situs FTP yang berisi tentang file-file yang diam dalam suatu server. Banyak diantara situs-situs tersebut yang memiliki FTP anonim, dimana semua orang dapat melakukan transfer file. Namun ada juga yang membatasi file transfer hanya oleh mereka yang memiliki akun yang terotorisasi (dilengkapi password) pada server FTP itu.


Newsgroup
Di sini merupakan area diskusi online bagi pengguna tentang objek-objek tertentu. Kita dapat bergabung dengan group ini dan mengirim pesan untuk ditanggapi oleh anggota lain. Ada juga yang mengharuskan kita untuk registrasi dulu untuk mendapatkan username dan password. Atau ada juga newsgroup yang khusus untuk komunitas tertentu.

Misalnya mahasiswa matakuliah tertentu yang dilengkapi dengan nama dan sandi mereka sendiri, akan dapat memasuki area diskusi sehingga pihak lain tidak dapat ikut campur dalam kuliah mereka.
Biasanya kita menggunakan program Newsreader untuk berpartisipasi di dalamnya. Namun ada juga kelompok diskusi yang tidak membutuhkan fasilitas ini. Mereka menggunakan Message Board (papan pesan) yang relatif lebih mudah digunakan.

Milis (Mailing List)

Milis adalah kelompok alamat e-mail yang memiliki suatu nama tunggal, yang menyatukan mereka dalam kelompok diskusi. Jika salah seorang anggota mengirim e-mail pada milis, maka otomatis seluruh anggota akan menerimanya. Biasanya dikelola oleh orang-orang yang memiliki kesamaan tertentu, misalnya kesamaan institusi, atau kesamaan hobi.


Chatting
Chatting atau mengobrol, berarti melakukan pembicaraan tertulis real-time (saat itu juga) dalam komputer. Chat Room adalah lokasi pada server internet yang menampung orang-orang yang sedang chatting. Jika Anda mengirim pesan pada chat room, maka semua orang yang ada di server akan dapat membaca pesan Anda dan membalasnya secara langsung. Mirip seperi mengoblor di dunia nyata.


Ada juga yang dapat dilakukan lewat video sehingga kita dapat melihat lawan bicara kita di ujung sana. Untuk dapat dilihat dan didengar, kita membutuhkan headset dan webcam.


Jika ingin melakukan chatting, kita harus memiliki program chat-client yang beberapa dapat diunduh gratis dari net. Lalu terhubung ke chat server dan mengobrol sampai tangan pegal.


Instant Messaging
Layanan real-time ini memungkinkan kita melihat status dari orang lain, apakah online atau tidak. Jika online, kita dapat berbicara dengannya lewat audio dan video atau hanya sekedar mengirim pesan. Agar IM dapat berjalan, kesua belah pihak haruslah sama-sama online. Kita mungkin membutuhkan software messenger untuk melakukannya.


VoIP (Voice over Internet Protocol)

Disebut juga Telepon Internet. Artinya kita dapat menelpon lewat jaringan internet alih-laih lewat jaringan telepon biasa. Kita membutuhkan sambungan internet berkecepatan tinggi untuk dapat melakukan Voice over IP ini. Biaya yang dibutuhkan juga relatif lebih murah jika dibandingkan dengan telepon biasa.


Sumber ilustrasi:
www.uvsc.edu
www.betaland.net
www.caribwebdev.com
badotinside.blogspot.com