MP4



MP4 atau MPEG-4 adalah format yang menggabungkan audio dan video dalam satu file, yang digunakan untuk standar multimedia bagi perangkat yang memiliki keterbatasan bandwith.

Format MP4 memungkinkan kita untuk melihat video dalam ukuran relatif kecil (sesuai dengan perangkat yang memainkannya). Ada juga format 3GPP yang biasa digunakan dalam ponsel, yang memanfaatkan teknologi MP4 dalam ukuran file yang lebih kecil.

Ekstensi dari file MP4 itu sendiri ada bermacam-macam, umumnya kita menggunakan .mp4. Ada juga .mp4v atau .m4v (video tanpa audio); .m4a (audio tanpa video); dan .3gp atau .3gp2 (pada ponsel). Sedangkan keluaran China sering menggunakan .mtv, .amv, .dmv, dan sejenisnya.

Selain MP4 player, perangkat yang dapat memainkan format ini adalah ponsel (format 3GPP) dan iPod Video buatan Apple. China juga memproduksi MP4 player yang dikenal lebih murah. Info lengkap tentang harga produk dapat dilihat di sini.

Ilustrasi:
www.aqua-cinema.com

Meta-Search Engine



Kita semua tahu bahwa Google bukanlah satu-satunya search engine di jagad web. Ada Yahoo!,AltaVista, dan lainnya. Tentu saja hasil pencarian masing-masing mesin pencari akan berbeda-beda, tergantung dari banyak hal. Misalnya metode perankingan dan besarnya database :)

Di saat kita membutuhkan informasi, belum tentu informasi yang kita cari ada dalam database satu search engine. Namun, karena keterbatasan waktu mungkin kita akan malas menggunakan bermacam-macam search engine satu persatu. Merepotkan dan lama.

Dalam hal ini, kita bisa saja melakukan pencarian di beberapa serach engine sekaligus dalam waktu yang bersamaan, dengan menggunakan satu web server. Kita dapat melakukannya pada Meta-Search Engine!

Keistimewaan meta-search engine adalah: mereka tidak memiliki database sendiri, namun memanfaatkan indeks search engine lainnya. Kata kunci yang kita berikan pada meta-search engine akan dikirimkan pada berbagai macam search engine dalam waktu yang bersamaan, dan hasilnya akan terpampang dalam satu tampilan.

Ada dua macam meta-seach engine: Yang berbasis klien dan berbasis web. Meta-search engine berbasis klien mengharuskan kita untuk menginstal software dalam komputer. Misanya Copernic. Sedangan yang berbasis web dapat diakses secara online tanpa harus melakukan instalasi. Coba deh kunjungi Metacrawler, Vivisimo, Dogpile, dan lainnya.

Selain dapat menghemat waktu, pencarian dengan meta-search engine memungkinkan kita untuk menggali informasi pada search engine yang belum pernah kita kenal atau kita manfaatkan. Dengan menggunakan meta-search engine, kita sudah memanfaatkan beberapa layanan search engine sekaligus.

Namun, kelebihan tidak akan lengkap tanpa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan meta-search engine:
  1. Data yang ditampilkan pada hasil pencarian meta-search engine hanyalah 10% dari hasil yang sesungguhnya dari masing-masing serach engine. Bahkan ada meta-search engine yang membatasi temuannya dari 10 hingga 50 record saja.
  2. Kita kehilangan features yang ditawarkan search engine biasa. Hal ini wajar saja karena kita bukan itulah tujuan utama meta-search engine.
  3. Meta-search engine cenderung menampilkan link-link menuju klien program paid placement, yaitu situs yang membayar suatu search engine untuk menampilkan url-nya di hasil pencarian. Tentu saja tidak masalah selama alamat tersebut relevan dengan kata kunci yang dicari, namun bisa jadi mereka muncul seolah-olah berhubungan dengan kata kunci sehingga menyesatkan kita.

Selepas dari kekurangan-kekurangan meta-search engine tersebut, ada baiknya kita memanfaatkan situs semacam ini untuk mempercepat pencarian di berbagai search engine. Sekalu merengkuh dayung, dua-tiga-empat-lima pulau terlampaui!

Sumber ilustrasi: images01.trafficz.com

Memproteksi Data pada Ms. Excel


Kamu-kamu pasti sudah familiar dengan program keluaran Microsoft Corporation ini. Software Spreadsheet yang populer dan digunakan di seluruh dunia ini berfungsi untuk mengolah data-data berupa angka dan grafik. Pengetahuan akan pengoperasian software ini begitu penting karena karena berguna untuk pekerjaan perhitungan terutama untuk masalah finansial.

Data-data pada Excel kemungkinan dapat berupa angka-angka yang sangat berharga, seperti daftar nilai untuk guru, laporan keuangan untuk bendahara. Kita tidak dapat membayangkan jika file-file tersebut diisengi oleh seseorang yang tdak bertanggung jawab. Apalagi jika file Excel tersebut dapat diakses dengan bebas oleh pihak lain.

Untuk mencegah penggubahan data oleh orang-orang jahil, ada baiknya kita memproteksi data-data pada Excel. Hal ini juga berguna bagi kamu jikalau data terhapus atau tersunting secara tidak sengaja. Langkah-langkahnya simpel banget kok. :)

Untuk melindungi data dari pengeditan ataupun penghapusan:

1. Pilih sel atau range yang ingin dilindungi/ diproteksi
2. Klik Menu Format -> Cells -> Pilih Tab Protection
3. Pastikan checkbox "Locked" terpilih (lihat gambar)
4. Klik OK

Agar kunci "Locked" bekerja, maka kamu harus melindungi semua sheet yang berisi data-data penting. Untuk melakukannya mudah sekali:

a. Klik Menu Tools -> Tunjuk "Protection" -> Klik Protect Sheet
b. Pada kotak dialog Protect Sheet, ketikkan password untuk mencegah pengeditan data
c. Klik OK

Selesai. Sekarang, jika ada orang iseng yang ingin mengutak-atik data kamu, dia akan kesulitan karena sheet dilindungi oleh password.

Jika kamu ingin meng-edit data, tinggal Klik Menu Tools -> Protection -> Unprotect Sheet, lalu ketikkan password. Lalu jika penyuntingan selesai, kamu dapat mengulangi langkah-langkah di atas untuk melindungi data. Beres kan?

P.S. kamu tentunya harus bijak dalam memilih password ini, jangan menggunakan kata-kata atau frase yang mudah ditebak, dan jangan secara ceroboh menuliskannya pada selembar kertas. Keamanan password sepenuhnya berada dalam tanggung jawab kamu. :)

Invisible Web - Web yang tidak terlihat



Merujuk pada artikel sebelumnya tentang cara kerja search engine, kita sudah berbicara mengenai spider yang bertugas untuk menjelajahi halaman web untuk didata pada database. Sebenarnya, tidak semua situs dapat didata oleh spider ini, misalnya invisible web.

Invisible web disebut juga dengan deep web atau specialized database. Spider tidak dapat mendata seluruh informasi di dalamnya karena web-web tersebut memiliki database sendiri dalam memanggil informasinya. Web-web tersebut menampilkan informasi pada kita setelah mereka memanggil data pada databasenya sendiri, sehingga otomatis spider tidak dapat mendata seluruh informasi di sana.

Contoh dari satu invisible web adalah YellowPages. Mereka mendata nomor telepon di seluruh Indonesia, namun database mereka tidak terdata di search engine, bahkan Google sekalipun.

Contoh lain adalah web ensiklopedia Britannica, Internet Movie Database, kamus-thesaurus Merrian-Webster Online dan banyak lagi.

Cara terbaik dalam menggali informasi yang "tersembunyi" di invisible web adalah dengan mengakses langsung situsnya. Namun bagaimana jika kita ingin mencari alamat situs invisible web itu sendiri?

Kita dapat melakukan pencarian alamat invisible web dengan mengakses direktorinya di invisible-web.net, CompletePlanet, atau Protusion.

Cara kedua selain mengunjungi direktori invisible web tersebut adalah dengan cara melakukan pencarian di search engine biasa. Kita dapat memanfaatkan operator boolean AND dan menambahkan kata "database". Misalnya kita ingin mencari database film, maka ketikkan movie AND database atau movie + database.

Tentang Aer Puteh

Aer Puteh adalah blog tentang teknologi informasi. Silakan melihat-lihat artikel kami.
Saran, kritik, masukan, atau komentar sangat terbuka. Kontak ke vikachew@gmail.com.
Silakan follow blog ini atau subscribe lewat email, linknya ada di bawah :)
Lihat profil Aer Puteh di Blogger
Lihat profil Aer Puteh selengkapnya

Enjoy!!

Tukeran Aer

Silakan link Aer Puteh, atau tampilkan chickletnya dengan copy kode di bawah ke blog atau web kamu :)
Aer Puteh

Follow by Email

Followers

Area Maen Aer

Free chat widget @ ShoutMix

Film - film S8

vikachew09