VoIP


VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah teknologi yang dapat diumpamakan dengan menelpon lewat internet. Hanya dengan berbekal software tertentu, koneksi internet, dan alat-alat seperti headset, kita sudah siap untuk dapat bertelepon ria dengan teman kita nan jauh di sana. Biayanya nggak mahal, kok. Cukup bayar koneksi internet doang, yang tentunya jauh lebih murah daripada biaya telepon SLJJ yang biasa kita gunakan.

Cara kerjanya adalah dengan mengubah suara kita menjadi data, dikompresi (atau ukurannya diperkecil), lalu dikirimkan lewat internet. Bukan hanya satu lawan satu, teleconference atau komunikasi paralel pun bisa dilakukan lewat VoIP. Bandwith yang dibutuhkan juga tidak sebesar telepon manual. Apalagi, aktivitas ini tidak akan menghalangi aktifitas lainnya. Kita masih bisa browsing walau sedang menelpon teman.

Sambungan yang dapat dilakukan oleh VoIP juga banyak pilihannya kok. Kita bisa berkomunikasi dari PC ke PC, ataupun dari PC ke telepon biasa. Software yang dapat menjalankan VoIP lebih dikenal dengan softphone, misalnya Skype.



Untuk dapat membentuk jaringan VoIP, kita barus memenuhi syarat-syarat berikut:

1. User Agent
User Agent adalah sebuah software atau hardware untuk menelepon atau menerima panggilan. Jika kita melakukan VoIP lewat komputer, maka yang kita butuhkan adalah Use Agent berbasis software, misalnya SJPhone, Idefisk, Skype atau NetMeeting. Namun kita juga dapat melakukan VoIP lewat hardware lainnya, misalnya IP Phone, USB Phone, Internet Telephony Gateway, dan Analog Telephone Adapter.

2. Proxy
Proxy adalah penghubung dari komputer ke internet. Untuk menjalankan proxy dibutuhkan softswitch. Untuk mendapatkannya, bisa pake yang open source atau yang tidak. Softswitch open source misalnya Asterisk. Softswitch non open source misalnya Axon.

3. Protocol
Jika proxy adalah sebagai jembatan dari komputer ke internet, maka protocol adalah pintu gerbangnya. Protocol itu seperti aturan-aturan yang harus dipenuhi untuk VoIP dapat berjalan. Ada tiga macam protocol, yaitu IETF (Internet Engineering Task Force, lebih dikenal dengan Session Initiation Protocol atau SIP), lalu protocol H.323, dan protocol Asterisk yang dikenal dengan sebutan IAX (The Inter-Asterisk eXchange).

4. CODEC
Coder-decoder adalah sebuah algoritma untuk mengubah format suara dalam VoIP menjadi data atau sebaliknya. Ada yang open source (misal GSM CODEC, iLBC, Speex, dan G.711) dan ada yang berbayar (misal CODEC G.723 dan G.729).

Singkatnya, cara kerja VoIP adalah sebagai berikut:
  1. Kita berbicara seperti biasa lewat microphone headset
  2. Suara yang ditangkap masih berbentuk analog, karena itu dikonversi menjadi data digital oleh coder.
  3. Data dialihkan melalui jaringan IP provider lewat TCP/IP Protocol
  4. Data suara dikirimkan lewat jaringan internet menuju ke alamat IP tujuan
  5. Data yang diterima diubah lagi menjadi suara oleh decoder, sehingga suara dapat didengar oleh lawan bicara.

Gimana? Mau? -_-"

0 yang komen:

Posting Komentar

Monggo, masukan, saran, kritik, pertanyaannya... :)

Tentang Aer Puteh

Aer Puteh adalah blog tentang teknologi informasi. Silakan melihat-lihat artikel kami.
Saran, kritik, masukan, atau komentar sangat terbuka. Kontak ke vikachew@gmail.com.
Silakan follow blog ini atau subscribe lewat email, linknya ada di bawah :)
Lihat profil Aer Puteh di Blogger
Lihat profil Aer Puteh selengkapnya

Enjoy!!

Tukeran Aer

Silakan link Aer Puteh, atau tampilkan chickletnya dengan copy kode di bawah ke blog atau web kamu :)
Aer Puteh

Follow by Email

Followers

Area Maen Aer

Free chat widget @ ShoutMix

Film - film S8

vikachew09