Spyware bekerja dengan mengumpulkan data-data tentang apa yang sedang dilakukan oleh pengguna suatu komputer. Data tersebut kemudian dikirimkan pada orang-orang yang tidak bertanggung jawab, lewat internet. Berdasarkan data yang diambil, spyware dapat digolongkan menjadi 3:
1. Grayware
Gray atau abu-abu menggambarkan ketidakjelasan program ini dengan sikapnya. Di satu sisi ia tidak berbahaya, namun keberadaannya tidak kita sukai. Misalnya, ia tetap saja memata-matai kita, namun tidak menggunakannya untuk tujuan komersial. Nama lainnya adalah potentially unwanted programs atau "program yang bisa jadi tidak diinginkan".
2. Adware
Dalam dunia periklanan, adware dikenal sebagai program yang menampilkan iklan, baik dengan maupun tanpa izin. Jenis adware dalam dunia iklan disebut sebagai advertising-supported software atau program yang didukung iklan.
Namun dalam dunia spyware, adware memiliki fungsi mata-mata dibalik penampilan iklannya. Jadi ketika kita mengeklik iklan yang ditawarkan adware, maka perusahaan tertentu akan memperoleh keuntungan.
3. Badware
Ini adalah spyware yang paling berbahaya, dan ditujukan untuk mengeksploitasi komputer pengguna. Oleh karen itu badware sering disebut sebagai spyware with malicious intent---spyware dengan niat jahat. Program ini seringkali mencatat data-data seperti password dan username, nomor kartu kredit, dan mengirimkannya ke pihak lain.
Yang menyebalkan, kadang ada program yang mengaku bahwa mereka dapat membasmi spyware, padahal mereka sendiri mengandung spyware dalam pack instalasinya. Program penipu ini dinamakan rogue ant-spyware atau fake anti-spyware.





0 yang maen aer:
Poskan Komentar